3 Penyebab Seal Crankshaft Bocor Yang Biasanya Terjadi

Salah satu permasalahan yang dialami oleh pemilik mobil yaitu seal crankshaft bocor dan membuat mobil terganggu. Seiring waktu, jika dibiarkan, maka kedepannya bisa saja terjadi mobil anda mengalami kerusakan lebih parah. Saat kerusakan makin parah, tentu biaya servisnya juga akan jauh lebih besar.

Seal crankshaft atau yang sering juga disebut dengan poros engkol ini adalah komponen yang berfungsi menghasilkan putaran agar mesin bisa bekerja. Jika bagian ini rusak, maka dipastikan mesin tidak akan bisa bekerja secara normal dan akan berdampak dalam kenyamanan berkendara.

Penyebab Bagian Seal Crankshaft Bocor dan Rusak

akibat mesin mobil rembes

Ada sejumlah penyebab yang bisa jadi pemicu seal crankshaft bocor atau bahkan kerusakan di bagian tersebut. Anda sebaiknya memahami apa saja penyebabnya, untuk dapat dilakukan perbaikan lebih lanjut. Berikut ini adalah ulasan lengkapnya.

  • Mencuci Mobil Saat Tengah Hari

Penyebab pertama seal crankshaft bocor ini bisa karena kebiasaan mencuci mobil saat tengah hari. Sebenarnya, boleh saja mencuci mobil kapanpun bahkan di tengah hari, asalkan diusahakan jangan sampai terkena sinar matahari secara langsung.  Bagi yang belum memahaminya, permukaaan mobil biasanya dibuat dari bahan logam, dan pastinya akan panas jika terkena cahaya matahari.

Saat mencuci di tengah hari, air yang ada di permukaan bisa memanas dan menguap lebih cepat bersama dengan kotoran serta kandungan deterjen. Sisa air tersebut akan memperkuat cahaya matahari seperti fungsi dari kaca pembesar. Hal inilah yang dapat membuat seal crankshaft rusak dan mengalami kebocoran.

  • Clear Coat/Cat Base

Penyebab kedua seal crankshaft bocor adalah mobil yang memiliki cat base biasanya memang akan lebih mudah mengalami kerusakan jika terpapar sinar matahari dengan langsung. Top Coat yang tipis bisa rusak dan cat juga menjadi tidak seterang warna sebelumnya. Apabila hal ini menimpa mobil Anda, maka solusi terbaiknya yaitu dengan pengecatan ulang. Tujuannya juga supaya warnanya lebih harmonis dan tidak belang-belang.

Oleh karena itu, hindarilah mencuci mobil dengan paparan sinar matahari secara langsung. Saat terbaik untuk cuci mobil yaitu saat cuaca lebih cenderung mendung, misalnya pada pagi hari. Namun, apabila memang harus terpaksa mencuci mobil di tengah hari, pada intinya adalah jangan sampai terkena cahaya secara langsung.

  • Menerapkan Teknologi Salah Waktu Mencuci Mobil

Membahas seal crankshaft bocor, memang selalu identik juga dengan permasalahan waktu mencuci mobil. Salah satunya yaitu teknologi yang diaplikasikan dalam mencucinya memang canggih, akan tetapi salah dalam penerapannya. Tidak dimungkiri, teknologi seperti jet air bisa membuat pembersihan berlangsung lebih cepat. Namun jika salah penerapannya dan tidak hati-hati, maka berisiko air masuk ke celah bagian karet dan kemudian masuk ke bagian yang sensitif dengan air.

Oleh karenanya, sebaiknya juga tidak menggunakan jet air bertekanan tinggi, saat mencuci melewati sejumlah titik karena ada karet untuk menutupi celahnya. Lakukan pencucian dengan hati-hati dan hindari bagian sensitif, yang bisa terkena bagian kelistrikan juga. Hal tersebut tujuannya menghindari air masuk ke celah itu.

Baca Juga : AC Mobil Tidak Dingin

Kesimpulannya, permasalahan seal crankshaft bocor tidak boleh anda sepelekan dan anggap enteng. memperbaiki jadi saat kerusakan tidak terlalu besar, akan lebih bagus jika dibandingkan perbaikan saat kerusakan sudah sangat parah. Jika anda mengalami permasalahan ini sebaiknya segera cari bengkel yang profesional dalam menanganinya. Salah satu rekomendasi terbaik adalah Dokter Mobil yang memiliki pengalaman dan pelayanan prima.

Tags:
No Responses

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Need Help?