Cara Menguras Dan Mengisi Air Radiator Avanza Dengan Benar

Dalam mengganti air radiator Avanza terdapat 2 tahap yang harus diperhatikan supaya hasilnya jadi maksimal, yaitu paham bagaimana cara menguras dan juga mengisinya. Selanjutnya, pahami juga Bagaimana cara mengisi radiator dengan benar supaya meminimalisir celah udara yang terjebak di dalam sistem.

Mengganti air radiator memang perlu diperhatikan karena radiator serta sistem pendinginan termasuk hal yang penting untuk mendukung kelancaran kinerja mesin mobil. Radiator berperan dalam pengontrolan suhu di mesin kendaraan saat dipakai. Untuk mengganti serta mengisi air radiator paling tidak dilakukan setiap 40000 KM atau memang saat airnya sudah kotor.

Apabila memang ingin ganti air radiator Avanza secara mandiri, perlu memperhatikan sejumlah hal penting dalam menguras serta mengganti air radiator mobil. Jika salah melakukan penanganannya, bisa jadi mobil anda malah mogok karena mengalami overheating. Dari sekian banyak masalah tersebut, ada kekeliruan yang sering terjadi saat mengisi dan menguras air radiator ini.

Pengurasan Dan Pengisian Air Radiator

Informasi mengenai cara menguras air radiator Avanza,  terbagi menjadi dua tahapan.

  • Tahap pertama, apabila mesin dalam kondisi dingin, panaskanlah selama kurang lebih 5 menit agar membuat cooling system berputar dan terhindar dari pengendapan kotoran yang ada di bagian bawah.
  • Tahap kedua, bukalah penutup radiator perlahan-lahan dan kemudian bukalah lubang pembuangan pada bagian radiator.

Cara Mengisi Air Radiator Avanza

  • Tahap ketiga yaitu setelah semua airnya keluar, tutup sumbat radiator dan tuangkan air dari penutup radiator hingga penuh.
  • Tahap keempat yaitu tutup radiator kembali sampai rapat.
  • Tahap kelima hidupkanlah mesin dengan posisi AC mati. Biarkan mesin hidup sehingga kipas elektrik berputar, selanjutnya matikan mesin. Untuk mobil yang tidak dilengkapi kipas elektrik, bisa melihat indikator temperatur pada dashboard sehingga jarum di posisi setengah.
  • Tahap keenam bukalah penutup radiator kembali saat mesin dingin. Selanjutnya, periksalah apakah airnya masih terlihat penuh. Jika ya, berarti proses pengisian air radiator selesai dan bisa langsung ke tahap 7. Jika tidak, tambahkan kembali hingga mencapai batas maksimum.
  • Pada tahap ke-7, tutuplah kembali radiator ini dan ulangi langkah dari nomor 4 sampai 5 di atas.
  • Tahap ke-8, periksalah juga tangki cadangan air radiator ini. Permukaan airnya harus berada diatas batas minimum.

Pada tahap keempat, perlu dilakukan untuk memastikan kuantitas air yang dimasukkan sudah sesuai dengan kebutuhan sistem pendinginan. Secara teknis, mengisi air radiator Avanza saat kondisi mesin dingin, ada kemungkinan air tidak menjangkau bagian mesin yang letaknya jauh dari radiator.

Baca Juga : Kelistrikan Mobil Mati Total

Saat temperatur mesin naik waktu dihidupkan, maka air di radiator tersedot dan tersirkulasi ke mesin. Inilah yang membuatnya tampak berkurang saat penutup radiator kembali dibuka dalam kondisi mesin dingin. Itulah yang patut Anda hindari. Pastikanlah kuantitas air radiator selalu cukup setiap kali mengisi kembali air radiatornya.

Dalam penggantian air radiator Avanza juga harus memperhatikan Jenis cairan yang dipakai. hindari mengisi dengan air biasa Karena cenderung mempunyai karakter mudah menguap dan menyebabkan endapan dan bisa terjadi kerusakan pada bagian radiator. Cairan coolant yang dipakai juga jangan terlalu sering berganti-ganti merk karena perbedaan zat khusus digunakan juga bisa berdampak pada radiator. Dengan memahami langkah di atas, anda dapat dengan mudah menguras dan mengganti cairan radiator agar mobil lebih awet dikendarai.

No Responses

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *