3 Penyebab AC Mobil bunyi mendesis yang Jarang Diketahui

Penyebab AC mobil bunyi mendesis memang harus ditelusuri jika terjadi, karena bisa jadi tanda awal permasalahan sistem pendinginan yang jangan disepelekan. Memang, ada banyak masalah sistem AC mobil bisa membuat pemiliknya kebingungan. Kondisi AC yang terganggu tentu sangat tidak nyaman dan membuat mobil jadi panas. Terlebih lagi, jika pada kondisi jalan macet dan suhu kabin makin gerah akan membuat stress.

Sebenarnya, AC mendesis juga bisa jadi suatu hal yang wajar karena memang bunyi desain dari katup ekspansi yang terletak dekat evaporator. Sementara itu, evaporator sendiri letaknya ada di dalam dashboard. Bunyi desisan memang ada yang terdengar wajar saat AC baru dinyalakan. Saat mesin telah berputar dengan sempurna, bunyi tersebut akan berhenti.

Beberapa Penyebab AC Mobil Bunyi Mendesis

mobil bunyi nging

AC mobil bunyi mendesis yang diikuti dengan suhu yang tidak dingin seperti seharusnya, maka itu bisa jadi tanda awal permasalahan pada sistem pendinginan kendaraan. Ada sejumlah penyebab yang ini terjadi, antara lain sebagai berikut:

  • Katup Ekspansi yang Mampet

Penyebab AC mobil bunyi mendesis yang pertama bisa karena katup ekspansi yang mampet. Di dalam expansion valve terdapat lubang kecil yang dijadikan tempat mengeluarkan freon cair dari saluran bertekanan tinggi ke evaporator yang tekanannya lebih rendah. Saat melewati lubang tersebut akan timbul suara desisan. Makin deras aliran freon, maka semakin keras suaranya dan jika lubang ekspansi kotor akan mempercepat aliran freon. Dampaknya, bunyi desisan bisa terdengar sampai kisi-kisi AC.

  • Kekurangan Freon

Penyebab AC mobil bunyi mendesis bisa juga karena kekurangan freon. Saat terjadi hal ini, kompresor akan menekan freon menjadi lebih kencang supaya sistem pendinginan pada evaporator dapat berlangsung baik. Hal tersebut dapat terlihat dari kopling magnet yang terus  terhubung walaupun mesin digas. Dampaknya, aliran freon lewat di katup ekspansi juga harga akan semakin deras. Dengan begitu, AC akan terus mendesis sepanjang yang dinyalakan.

  • Evaporator yang Kotor

AC mobil bunyi mendesis disertai dengan suhu udara yang kadang dingin dan tidak juga bisa disebabkan oleh evaporator yang kotor. Mungkin Anda pernah mengalami masalah AC tidak dingin di siang hari namun terasa dingin di malam.  Kondisi evaporator kotor ini biasanya mempengaruhi kualitas campuran blower dan suhu yang dihasilkan tidak sedingin seharusnya.

Dalam kondisi ini, termometer akan mendeteksi suhu yang kurang dingin sehingga memaksa kompresor bekerja lebih kencang. Imbasnya, aliran freon bertambah cepat yang melewati katup ekspansi sehingga desisan lebih terdengar keras.

  • Kerusakan pada Sensor Thermistor atau Thermostat

Sensor thermistor atau thermostat merupakan sensor yang berfungsi mendeteksi udara yang sudah melewati blower. Bagian ini akan mendeteksi bagaimana pendinginan udara apakah sudah tepat atau kurang dingin. Jika suhu AC kurang dingin biasanya di siang hari maka kompresor tersebut akan bekerja lebih keras. Namun, jika suhu didalam terdeteksi ternyata sudah cukup dingin di malam hari kerja kompresor tersebut akan dikurangi.

Baca Juga : Biaya Ganti Oli Kompresor AC Mobil

Namun, hari ini berbeda jika sensor thermister yang rusak. Perhitungannya akan menjadi tidak akurat sehingga kompresor lebih cenderung bekerja ekstra (kopling magnet terhubung terus) sehingga mempercepat freon mengalir dalam katup ekspansi. Akibatnya, akan terdengar suara bunyi mendesis.

Kesimpulannya, kerusakan pada sistem pendinginan kendaraan bisa dimulai dari AC mobil bunyi mendesis disertai dengan suhu yang tidak dingin. Jika hal ini terjadi pada mobil anda, segera perbaiki dan percayakan pada bengkel yang berpengalaman. Salah satu solusi terbaik perbaikan AC mobil mendesis yaitu Dokter Mobil. Ada banyak paket perbaikan AC yang bisa anda pilih dan tentukan. Untuk lebih lengkapnya, bisa mengunjungi situs www.doktermobil.com.

Tags:
No Responses

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *